Powered By Blogger

Rabu, 04 Agustus 2010

Waspada !!

6 Alasan Nyamuk Incar Tubuh Kita..

VIVAnews - Akhir-akhir ini Anda selalu dikerubungi nyamuk padahal kamar dan rumah sudah bersih? Mungkin pemicunya adalah tubuh Anda sendiri. Ada enam pemicu mengapa nyamuk suka sekali mendekati dan mengincar darah Anda.

1. Warna gelap

Nyamuk berevolusi untuk berburu mamalia yang berbulu dan berwarna gelap, hal itu menurut Grayson Brown, PhD. Selama uji coba lapangan, pekerja di laboratorium Brown yang memakai seragam putih atau berwarna kurang menarik nyamuk.

2. Aroma bunga

Nyamuk juga suka sekali mengonsumsi nektar pada bunga. Nektar akan memberikannya energi untuk terbang dan menyengat. Jadi, jika Anda menggunakan parfum beraroma bunga, nyamuk akan menempel terus karena mengira Anda adalah sumber nektar.

3. Bir

Penelitian di Prancis menunjukkan bahwa peminum bir lebih menarik perhatian nyamuk dibandingkan yang tidak minum bir. Hal itu karen alkohol berdampak pada aroma nafas dan bau badan.

4. Hamil

Wanita hamil lebih disukai nyamuk, hal itu karena dalam tahap akhir kehamilan volume pembuangan napas 21 persen lebih tinggi. Saat membuang napas tercipta kelembaban dan ini sangat disukai nyamuk. Wanita hamil juga cenderung memiliki suhu tubuh sedikit lebih tinggi, yang membuat nyamuk lebih mudah mendeteksi.

5. Begadang

Nyamuk betina aktif pada malam hari untuk memburu darah. Hal itu karena darah mengandung protein yang dibutuhkan untuk perkembangan telur nyamuk. Bisa dikatakan, nyamuk betina menghisap darah Anda untuk mempertahankan kelangsungan hidup spesiesnya. Jadi jangan heran jika pada malam hari, nyamuk betina mengerubungi karena membutuhkan protein dalam darah Anda.

6. Berkeringat

Peneliti dari Yale University, Amerika Serikat, menemukan bahwa nyamuk dapat mengambil zat kimia dalam keringat manusia. Jadi, jika berkerinngat segera bersihkan dengan handuk agar Anda tidak dikelilingi nyamuk.


5 Alasan Wanita Indonesia

5 Alasan Wanita Indonesia Belum Mandiri Secara Finansial...


Jakarta
- Survei menunjukkan setengah dari wanita Indonesia tidak memiliki rencana keuangan. Padahal wanita merupakan 'Direktur Keuangan' yang memiliki posisi paling penting dalam keluarga.

Padahal emansipasi wanita kini sudah menjadi hal yang tak terbantahkan lagi. Saat ini, semangat Kartini dicerminkan melalui peran wanita Indonesia dalam bentuk pergerakan hak dan keadilan yang diekspresikan di kehidupan ekonomi, sosial dan politik, namun untuk permasalahan keuangan, boleh dibilang para kaum hawa tidak memiliki kompetensi yang sepadan.

Hasil survey Citibank Indonesia dalam Citi Fin-Q (Financial Quotient) 2009 yang melibatkan responden wanita menunjukkan bahwa separuh wanita Indonesia tidak mempunyai rencana keuangan. Sebagian yang telah mempunyai rencanapun belum tentu melaksanakan rencana keuangannya.

Mengapa wanita Indonesia belum mandiri secara finansial? Berikut 5 alasan utama wanita belum mandiri secara finansial, seperti dikutip dari siaran pers Citibank, Selasa (20/4/2010).

1. Terbuai Asmara

Pada umumnya, saat memasuki jenjang pernikahan, wanita mempersilakan pria untuk bertanggung jawab soal keuangan. Banyak wanita yang diajarkan, bahkan bercita-cita untuk bergantung semata pada pasangannya. Kaum pria sering dianggap lebih memiliki kemampuan untuk memperoleh penghasilan dan bertahan dalam kondisi sulit (survive) sementara wanita tidak.

Dalam beberapa kebiasaan ataupun tradisi yang dianut di Indonesia, wanita dituntut untuk menurut saja pada suami dengan imbalan proteksi dari segi keuangan. Ketergantungan ini membuat wanita tidak siap jika pasangan mereka kehilangan pekerjaan, mengalami kecelakaan, atau meninggal dunia – sehingga menyebabkan seorang istri harus mengasuh dan membesarkan anak seorang diri.

Untuk itu hidup di zaman sekarang, wanita semakin dituntut untuk mandiri dan saling mendukung dalam kehidupan berkeluarga.

2. Terlalu Muda Untuk Menabung

Pada saat masih berusia muda, umumnya wanita tidak menaruh prioritas untuk menabung demi masa depan. Wanita lebih mementingkan pengeluaran untuk memperbaiki penampilan dan memperoleh hal-hal yang tidak dimilikinya saat masa kanak-kanak. Kecenderungan ini pada akhirnya menjurus pada kebiasaan belanja kompulsif. Dengan berjalannya waktu, jumlah pengeluaran semakin meningkat dan semakin sulit untuk menciptakan kebiasaan menabung.

Hal yang terbaik untuk mengajarkan nilai uang pada generasi muda adalah dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk mulai bekerja selepas usia remaja dan membiasakan mengelola keuangan pribadi.

3. Tergoda Belanja dan Terlilit Utang

Iklan dan promosi untuk kecantikan, fashion dan kebutuhan rumah tangga semakin meningkatkan selera belanja wanita. Hal ini membuat para wanita merasa bahwa mereka memiliki kendali terhadap pengeluaran, tetapi sayangnya belanja kompulsif ini semakin menggali utang lebih dalam.

4. Terintimidasi Sukses


Walaupun tingkat penghasilan wanita cenderung lebih rendah daripada pria, kaum wanita terus memperjuangkannya di dunia kerja. Namun kesuksesan di dunia kerja dapat membawa keretakan pada hubungan rumah tangga.

Wanita yang memiliki penghasilan lebih tinggi dari pasangan, tangkas menangani pengeluaran dan mengendalikan uang rumah tangga sering dianggap agresif dan tidak feminin baik di mata laki-laki maupun sesama wanita. Untuk menjaga hubungan rumah tangga, terdapat sejumlah wanita yang merelakan hak finansialnya demi keutuhan keluarga.

5. Terdorong untuk Membantu Orang Lain

Wanita selalu mengutamakan suami, anak, orangtua, anggota keluarga bahkan orang-orang yang tidak mampu. Membantu orang lain memberikan rasa bermanfaat dan rasa senang karena telah berbuat baik pada orang lain. Terkadang wanita melupakan dirinya sendiri, sehingga pengeluaran untuk orang lain terus berjalan dan hal ini sangat berbahaya jika ia dan keluarga terlilit utang.

Untuk melanjutkan semangat Kartini guna menciptakan kemandirian wanita Indonesia, maka seyogyanya wanita memperhatikan pengelolaan keuangan. Perlu dilakukan skala prioritas dalam mengatur pengeluaran sehari-hari, sehingga sebisa mungkin mementingkan fungsi daripada sekedar gengsi.

Wanita juga perlu menanam kebiasaan menabung dan berinvestasi, menyiapkan dana darurat dan hidup seimbang dengan mementingkan kebutuhan pribadi dan keluarga.

Kemandirian finansial bukan sebatas tidak bergantung pada pasangan, tetapi juga memahami bahwa wanita dapat mengelola finansial secara mandiri.

Redenominasi Rupiah !!

Redenominasi Rupiah Bikin Perekonomian RI Kian Praktis ...


Jakarta
- Kebijakan redenominasi mata uang rupiah yang direncanakan oleh Bank Indonesia (BI) memang harus dilakukan karena kondisi perekonomian Indonesia yang semakin membaik. Kebijakan ini bisa membuat perekonomian makin praktis.

Hal ini disampaikan Ekonom Standard Chartered Bank, Fauzi Ichsan saat dihubungi detikFinance di Jakarta, Selasa (3/8/2010).

"Redenominasi memang harus dilakukan sehingga aktivitas ekonomi meningkat. Selain itu perekonomian menjadi praktis sebab nilai uang menjadi tidak terlalu besar digitnya," jelasnya.

Sementara VP Research & Analys PT Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere meyakini redenominasi rupiah atau pengurangan nominal justru menegaskan keyakinan Indonesia menjadi salah satu negara dengan tingkat ekonomi yang stabil.

"Secara rasional, ini (redenominasi) hanya bisa dilakukan saat inflasi pada tingkat yang redah, dan ekonomi yang stabil. Ini berarti positif, dan ekonomi kita on track," jelasnya.

Fauzi mengingatkan BI untuk menggencarkan sosialisasi kebijakan redenominasi ini sehingga bisa menekan dampak psikologis di masyarakat.

"Jadi jangan sampai masyarakat berpikir redenominasi itu adalah pemangkasan nilai mata uang," ujarnya.

Untuk sosialisasi kebijakan ini, Ichsan berpendapat BI bisa meniru cara yang dilakukan Uni Eropa saat ingin menyeragamkan mata uangnya menjadi Euro.

"Kita harus belajar dari Euro, dulu di Eropa ada 2 mata uang yaitu Euro dan mata uang negara masing-masing. Ini dilakukan selama proses adaptasi. Jadi contohnya di Perancis saat itu masih ada mata uan Franc dan Euro, demikian juga di negara lain. Namun setelah beberapa tahun, Eropa menarik mata uang negara-negara asal, dan memberlakukan Euro secara keseluruhan," tutur Fauzi.

Menurut Ichsan, redenominasi ini bisa dilakukan dalam waktu 5 tahun saja. Waktu 1 tahun digunakan untuk sosialisasi kebijakan tersebut.

"Jadi 5 tahun cukup. 1 tahun untuk sosialisasi dengan memperkenalkan mata uang baru. Nanti baru dalam beberapa tahun, mata uang rupiah yang lama bisa ditarik," katanya.

Sebelumnya, BI memperkirakan proses redenominasi akan membutuhkan waktu sekitar 10 tahun. Tahapan pertama yang dilakukan bank sentral yakni sosialisasi yang dimulai dari tahun 2011 dan tuntas pada di 2022.

Sosialisasi akan dilakukan hingga 2012, dan tahun 2013 akan dilanjutkan dengan masa transisi. Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru.

Misalnya, lanjut Darmin, di toko-toko yang menjual sebuah barang akan tercatat 2 label harga. Yakni dengan rupiah lama dan dengan rupiah baru. Jika nol-nya disederhanakan 3 digit, lanjut Darmin, kalau harga barangnya Rp 10.000 maka akan dibuat dua label yakni Rp 10.000 untuk rupiah lama dan Rp 10 untuk rupiah baru.

Senin, 02 Agustus 2010

Ada Kenangan !!


"Na, siap2 yah..nti dijmpt ke kostan kmu..." (02 Juli 10, 19:04)

(waah dapet sms dr se"org..) DEG !!


ambil mukena *solat isya* langsung bergegas ganti baju...

sdikit memoles diri dengan minyak nyong2...


tiba" rasa jenuh ilang entah kabur kemana...

rasa senang berdatangan entah dari mana...


stlah di jmput..lngsung cabut..

entah mau di ajak kmn ikut ajj laahh..

mereka ga add tampang culik ko...*uuppss sory red*


slesai mkan lanjut nnton...

liat jam udd hampir larut mlm...
qu kira mw lngsung pda plang...


muter" di skitar jln Bogor bareng 3 org yg lucu..ampe nyasar dan ke jebak di pasar mlm...
ampe mobil mba Pipit (*supir spesial qta mlm itu, krn dy bawa mobil'y serem bgt*) jalan mundur be"rapa meter jauh'y...
bner" mlm yg aneh...
hags hags hags ...

smpe di suatu tmpt yg sering aq liat, tpi baru tau fungsi'y saat itu...

*tmpt org nongkrong ampe mlm...mleemmmmm bgt...*

mkin mlm mkin dingin, mkin redup nih mata...*kaya lampu neon mw putus*..

tpi slalu terang lg nih mata krn denger obrolan org" yg drtd nemenin aq..

mereka lucu, rame, dan ga garing kaya *kerupuk*..
hahaha..pisss...
baru aq ktemu org" kya mereka..*ga ngebosenin*...:-D

entah ga nyadar atw ga sengaja..*tpi kya'y emg qta sengaja*..

mlm larut merayap hampir..mkin betah dan anteng ajj...

menjelang sepertiga mlm akhir...*hehe..

qta plang....LEGA !!


d jln pulang !!
d dlm mobil..bersuara jg dy akhir'y...
ngomong sana-sini...*basa-basi cerita'y mah* !!

ujung"nya nembak...DORR !!

kaget bin reuwas bin ga percaya binti heran bintitan...*amit2 ketang*
hahaha...

ga nyangka ajj dy blang gtu, qu qra dy lg mabok..*mabok angin mlm mksud'y*

bingung sndiri aq mw blang app ??

sumpret jg nih cowo bkin aq deg"an,

pdahal aq udd mati"an brsikap cuek buat nutupin perasaan...

pdahal aq paling bsa bersikap dingin klw dlm situasi bgini...
eeuuhh....
niat'y pulang ,mau tidur..
eh dy msih ngmongin hal itu jg... GUBRAK !!
trjebak dlm obrolan panjang yg bkin spot jantung dan bngung stengah hidup...

tpi ju2r..sneng bgt laa..

stelah lma perasaan qu beku..*lebay.com*

perdana aq maen ampe ayam berkokok !!

g akn lupa !! *jlas ajj ga akn lupa..org aq ga amnesia..

*
bersambung..... *insyaallah ga akan aq sambung lg cerita'y....:-D*