Powered By Blogger

Rabu, 27 Oktober 2010

3 Cara Obat Patah Hati


3 Cara Mengobati Patah Hati

Apakah Anda tidak bisa melihat akhir dari sakit hati yang dirasakan? Jika ya, maka Anda sedang mengalami sindrom patah hati.


Sakit yang dirasakan setelah putus cinta lebih buruk dari yang dibayangkan. Meskipun 'banyak ikan di laut' namun melupakan orang yang dicintai akan sangat sulit dan kadang tidak masuk akal.


Anda tentunya tidak ingin terus menerus terjebak pada situasi ini bukan? Cara berikut ini dapat membantu menyembuhkan sindrom patah hati, seperti yang dikutip dari ezinearticles.


Percaya pada waktu


Tidak ada obat yang bisa mengobati rasa sakit yang dialami akibat patah hati. Pada kondisi ini biasanya orang begitu pesimis sehingga tidak sakit hati akan berlarut-larut.
Agar Anda tidak mengalami sindrom sakit hati yang berkepanjangan, maka percayalah bahwa waktu bisa membuat Anda melupakan kenangan pahit di masa lalu. Rahasianya adalah dengan berusaha menjadi lebih tegar dan menyadari bahwa hal ini bukanlah akhir dari hidup.

Menyibukkan diri


Cara yang efektif untuk mengalihkan perhatian dari rasa sakit yang dialami adalah dengan menyibukkan diri. Jika selama ini setelah bekerja Anda langsung pulang, tidak ada salahnya mengikuti kelas yoga di gym dekat kantor. Dengan begitu ada dua manfaat sekaligus yang akan diperoleh, melupakan sakit hati dan membentuk tubuh menjadi lebih indah.


Kehadiran sahabat


Pada saat seperti ini, kehadiran sahabat akan sangat membantu. Habiskan akhir pekan Anda untuk bersenang-senang bersamanya. Usahakan jangan membahas hubungan Anda yang telah kandas berkali-kali, masih ada banyak topik yang seru untuk dibicarakan.

Cinta dan Logika


Menyeimbangkan Cinta dan Logika

Terkadang sulit untuk menyeimbangkan antara perasaan dan logika. Wanita cenderung jika sedang marah atau sedih mereka hanya mementingkan perasaanya tanpa menggunakan logikanya.

Jika perasaan cinta yang Anda miliki seimbang dengan jalan pikiran yang logis, tentunya hubungan akan berjalan lebih baik. Berikut beberapa tips untuk menyeimbangkan perasaan dan logika, dikutip dari love.ygoy.


Mencintai diri sendiri

Ini adalah fakta, jika Anda bisa mencintai diri sendiri maka Anda bisa mencintai orang lain. Self-esteem atau kepercayaan diri merupakan kunci untuk sebuah hubungan yang sehat. Tidak ada salahnya untuk bermanja-manja dengan kekasih, namun sebagai individu Anda juga harus kuat untuk menjalani setiap bentuk masalah.


Saling berhubungan

Pertama-tama untuk membuat hubungan tetap awet, dua insan harus saling menyukai. Semua cinta dari sebuah hubungan tidak ada yang statis. Jika Anda saling mencintai dan saling mengerti pikiran satu sama lain dan melakukan hal yang baik, makan hubungan tidak akan menemukan banyak masalah. Oleh sebab itu, kembangkan kepercayaan, rasa hormat dan saling mendukung satu sama lain.


Luangkan waktu yang berkualitas

Kebanyakan pasangan kekasih sering menghabiskan waku bersama di awal mereka pacaran. Namun, seiring berjalannya waktu, kesibukan terus bertambah. Saat hal tersebut terjadi, bicarakan bersama dan buat daftar prioritas, sehingga masih bisa saling meluangkan waktu bersama. Sedikitnya waktu untuk bersama, bisa membuat satu sama lain menjadi jauh.

Komunikasi

Komunikasi adalah inti dari setiap hubungan, apalagi dalam hubungan percintaan. Melalui komunikasi Anda dapat memeberitahu pasangan apa yang Anda pikirkan dan inginkan. Saling berkomunikasi juga membuat hubungan semakin kuat karena ada ikatan intelektual. Oleh sebab itu, penting untuk mengatakan hal-hal secara terbuka dan jujur. Komunikasi yang baik juga mencakup dapat mendengarkan pasangan dengan sabar :-)

Langkah Menghadapi Putus Cinta


5 Langkah Hadapi Putus Cinta

Tak ada satu pun dari Anda yang pernah berharap untuk merasakan sakitnya putus cinta. Namun saat hal itu datang, Anda harus siap menghadapinya. Berikut beberapa langkah jitu untuk menghadapi putus cinta. Semoga saja, tips dari Helium berikut ini, bisa membantu Anda.

1. Gunakan waktu Anda untuk 'berduka'

Tak ada gunanya menyembunyikan perasaan. Rasa sedih dan sakit pasca putus cinta adalah hal yang wajar. Menyembunyikan perasaan hanya akan membuat Anda tertekan. Tak ada salahnya untuk mengeluarkan segala kesedihan. Menangis atau menenangkan diri dengan cara curhat dengan sahabat, keluarga atau sekedar menulis diary, bisa menjadi pelampiasan emosi yang tepat.


2. Evaluasi hubungan
Setelah puas melampiaskan emosi, kini Anda bisa berpikir lebih tenang. Mulailah melakukan evaluasi terhadap hubungan Anda yang telah kandas. Cobalah mengingat-ingat, apakah hubungan telah berjalan seimbang. Jika Anda merasa melakukan kesalahan, bukan berarti Anda harus terus-menerus menyalahkan diri sendiri. Jadikanlah pengalaman ini sebagai pelajaran, untuk tidak melakukan hal yang sama di hubungan yang berikutnya.

3. Kembali menjadi diri sendiri
Biasanya jika orang telah menjalani hubungan yang lama dengan kekasih, mereka seolah kehilangan jati diri karena mengalami ketergantungan dengan pasangan. Setelah putus, ini adalah waktu bagi Anda untuk kembali mengenal diri sendiri lagi, seperti di masa single dulu.

4. Dekat dengan keluarga
Jika biasanya Anda selalu menghabiskan waktu dengan kekasih dan kurang memperhatikan keluarga, kini waktunya melakukan hal yang berbeda. Jalin kembali kedekatan Anda dengan keluarga besar. Kini Anda tak akan merasa kesepian dan sendirian.

5. Jangan buru-buru mencari pasangan

'Move on' bukan berarti Anda harus buru-buru memiliki pasangan baru. Mencari pasangan demi melupakan mantan bukanlah hal yang dianjurkan. Jika memang hati Anda belum siap lagi untuk jatuh cinta, sebaiknya jangan dipaksakan. Salah melangkah, Anda bisa kembali merasakan sakit hati, atau sebaliknya, orang lain yang sakit hati karena Anda.


Jika sakit Anda telah pulih, itu tandanya Anda siap menjalankan hubungan yang baru. Yakinlah bahwa ada seseorang yang terbaik, yang khusus diciptakan Tuhan, untuk menemani Anda seumur hidup.

Sebelum Pria Jatuh Cinta


5 Hal Yang Diperhatikan Pria Sebelum Jatuh Cinta

Jangan pikir pria tidak pintar dalam menilai wanita. Ada beberapa pertimbangan yang membuat si dia jatuh hati terhadap Anda.

Lima hal berikut ini merupakan penilian pria dari kesan pertamanya terhadap wanita ..


1. Senyuman

Senyuman Anda bisa menjadi kesan pertama untuk pria. Tunjukkan senyum asli Anda tanpa dibuat-buat dan dipaksakan. Pria akan melihat orisinalitas diri Anda lewat senyuman manis di bibir Anda.


2. Rambut

Selain itu, yang bisa membuat pria jatuh hati adalah penampilan rambut. Mata pria akan tertuju pada rambut Anda. Rambut yang lembut dan rapi dianggap sebagai pencerminan wanita yang wangi dan terawat.


3. Make-up

Jika Anda memakai riasan yang berlebihan, hal ini akan dinilai pria bahwa Anda menutupi keaslian wajah Anda. Gunakan riasan yang simpel dan minimalis untuk menunjukkan kecantikan alami Anda.


4. Dada

Bukan berarti Anda harus membuka kancing baju Anda atau memakai pakaian yang seksi. Pria hanya melihat dan menilai dari sudut luarnya saja. Jadi, sedikit menunjukkan "aset" Anda dengan memakai busana sedikit ketat tak jadi masalah, asal masih dalam batas kesopanan.


5. Kulit
Pria akan memperhatikan kulit Anda. Sehingga jika kulit Anda tampak kusam tentunya bisa membuat si dia tidak tertarik.

Rabu, 13 Oktober 2010

Cahaya Lampu Bikin Gemuk???



Benarkah tidur saat lampu menyala bikin gemuk ???


Siapa sangka kalau terlalu banyak terpapar cahaya lampu pada malam hari bisa membuat bobot tubuh meningkat. Cahaya lampu menurut penelitian yang dilakukan oleh tim dari Ohio State University, berdampak buruk pada proses metabolisme tubuh.

Para peneliti menemukan bahwa tikus yang terkena cahaya redup di malam hari selama delapan minggu memiliki berat sekitar 50 persen lebih besar dibandingkan tikus lainnya yang berada dalam gelap. Pengaruhnya terletak pada sistem metabolisme yang melambat.

"Meskipun tidak ada perbedaan dalam level aktivitas konsumsi makanan, tikus yang tinggal di ruangan bercahaya terang lebih gemuk. Cahaya di malam hari membuat tikus ingin makan atau merasa lapar pada waktu yang salah untuk membenahi sistem metabolisme mereka," kata Laura Foken, kepala peneliti, seperti dikutip dari www.nytimes.com

Menurut Laura jika hal ini juga terjadi pada manusia, bisa jadi pentunjuk untuk mengetahui pemicu obesitas di negara-negara barat. Cahaya pada malam hari diperkirakan menjadi salah satu pemicu obesitas yang tidak diketahui banyak orang.

Pemicu lainnya terkait cahaya bisa jadi tidur dengan keadaan televisi atau komputer tetap menyala. Akan lebih baik jika Anda tidur dalam gelap, matikan alat elektronik di dalam kamar termasuk ponsel Anda.

Hal ini akan membantu Anda tidur lebih nyenyak tanpa gangguan. Kurang tidur atau tidur yang tidak berkualitas memang bisa memengaruhi proses metabolisme dalam tubuh yang berdampak pada meningkatnya berat badan.